fbpx

Tips Menyapih Bayi

Setelah memberikan ASI kepada bayi selama beberapa waktu, tibalah waktu menyapih bayi. Penyapihan adalah penggantian ASI secara bertahap dengan sumber nutrisi lain. Berikut ini beberapa pertanyaan yang kerap diutarakan para ibu.

Berapa lama saya harus menyusui sebelum disapih?

Kebanyakan dokter menganjurkan wanita menyusui bayinya setidaknya selama 1 tahun (12 bulan), tetapi beberapa wanita menyusui lebih lama. Selama 4 hingga 6 bulan pertama kehidupan, ASI adalah satu-satunya makanan kebutuhan bayi. Sebagian besar bayi mulai makan dan minum makanan lain (selain ASI) ketika mereka berusia 4 hingga 6 bulan. Makanan ini termasuk sereal bayi, tumbuk sayuran, buah-buahan, dan daging. Bayi tidak boleh minum jus atau susu sapi sampai mereka berusia 1 tahun.

Kapan saya harus menyapih?

Keputusan kapan wanita berhenti menyusui sangat beragam dengan banyak alasan. Ibu bisa memilih kapan melakukan penyapihan. Namun terkadang, penyapihan terjadi karena bayi tidak lagi ingin menyusui. Durasi proses penyapihan bervariasi pada setiap anak. Beberapa anak menyapih dengan cepat sementara lainnya membutuhkan waktu berbulan-bulan. Organisasi Kesehatan Dunia menyarankan wanita untuk terus menyusui parsial hingga dua tahun ke atas. Manfaat menyusui tetap bertahan selama masih berlanjut. Beberapa manfaat tetap ada bahkan setelah menyusui dihentikan.

Kehamilan dan menyusui 

Menyusui bukanlah metode tepat pengontrol kelahiran.  Sebagian besar wanita bisa hamil, bahkan saat menyusui, dalam tiga bulan pertama setelah melahirkan. Wanita yang hamil biasanya dapat melanjutkan menyusui jika mereka mau. Namun, wanita tersebut perlu mengonsumsi kalori ekstra (sekitar 200 per hari) untuk memenuhi kebutuhannya sendiri serta kebutuhan janin dan anak yang disusui.

Beberapa wanita menyapih dengan memiliki perasaan bersalah. Walaupun ini adalah reaksi normal. Harus merasa bangga atas segala kegiatan menyusui. karena telah memberikan awal baik untuk kesehatan dan kesejahteraan anak.

Selama proses penyapihan, anak mungkin memerlukan lebih banyak perhatian dan waktu berpelukan sebagai pengganti waktu menyusui. Mungkin melihat anak perlu menyusu pada beberapa hari setelah proses menyapih hampir selesai. Buatlah proses menyapih ini fleksibel, berilah anak pengertian supaya penyapihan berjalan nyaman juga bagi semua orang yang terlibat.

Bagaimana saya menyapih?

Ketika diputuskan untuk menyapih, jangan berhenti menyusui sekaligus. Sebaliknya, cobalah untuk mengurangi intensitas menyusui secara perlahan. Bisa melakukan dengan cara sebagai berikut:   

  • Turunkan 1 sesi menyusui setiap 2 hingga 5 hari.
  • Persingkat setiap sesi menyusui.
  • Tingkatkan waktu jeda tiap sesi menyusui.

Beberapa wanita mulai menyapih dengan berhenti menyusui pada siang hari terlebih dahulu. Mereka mungkin masih menyusui pada malam hari atau sebelum tidur. Hal ini menjadi pilihan bagi wanita yang tidak dapat memompa ASI saat bekerja. Pemberian makan siang hari merupakan waktu tepat untuk memulai karena anak-anak cenderung paling tertarik untuk menyusui pada pemberian makanan pertama di awal dan di akhir hari yaitu ketika kebutuhan kenyamanan mereka lebih besar. Pemberian makan malam atau sebelum tidur biasanya merupakan pemberian makan terakhir.

Haruskah memberikan botol atau cangkir saat proses menyapih?

Bisa menyapih bayi dengan botol atau cangkir. Sebagian besar bayi berusia kurang dari 6 bulan disapih ke dalam botol, sedangkan sebagian besar bayi berusia lebih dari 1 tahun disapih ke cangkir. Bayi berusia antara 6 bulan dan 1 tahun dapat disapih dengan botol atau cangkir.  

Untuk membantu kelancaran pemberian susu botol atau cangkir pertama, bisa dilakukan:

  • Mintalah orang lain untuk memberikan botol atau cangkir kepada bayi.
  • Berikan botol atau gelas sebelum bayi terlalu lapar.
  • Masukkan ASI ke dalam botol atau cangkir.
  • Gunakan cangkir dengan 2 pegangan dan tutup snap-on (jika menggunakan cangkir).

Ibu juga harus memperhatikan kondisi payudara saat proses menyapih, terutama melihat tanda-tanda nyeri, kemerahan, atau nyeri tekan. Kondisi tadi bisa sebagai pertanda saluran ASI tersumbat atau infeksi (mastitis). 

Jika menyusui harus segera dihentikan karena alasan medis atau lainnya, ASI bisa diperas atau dipompa beberapa kali sehari sampai payudara terasa nyaman (tidak kosong) hingga produksi ASI melambat, biasanya terjadi dalam beberapa hari. Jangan menunggu untuk mengeluarkan ASI sampai payudara terasa sakit atau sangat penuh. Ketepatan penggunaan bra sangat membantu. Carilah bra yang tepat menyangga payudara.  

Botol atau cangkir?

Penyapihan bayi bisa dimulai dari botol dilanjutkan ke cangkir, tergantung pada usia anak. Anak-anak di bawah usia 6 bulan dapat menggunakan botol, sementara anak-anak di atas 12 bulan biasanya menggunakan cangkir. Anak-anak berusia antara 6 dan 12 bulan dapat menggunakan cangkir atau botol. Menyapih langsung ke cangkir menghindari masalah yang terkait dengan pemberian susu botol. Gelas latihan dua pegangan kombinasi tutup snap-on dengan moncong mungkin paling mudah dipakai anak.

 

 

Photo Courtesy: rachaelburgess.com

Saat memperkenalkan botol, ada baiknya jika bayi tidak terlalu lapar, sehingga ia bisa lebih sabar. Cara ini bisa membantu pengasuh bayi untuk memperkenalkan botol sebab beberapa bayi biasanya menolak botol jika ibunya berada dekat mereka. Pemberian makanan awal dari botol atau cangkir akan lebih mudah apabila diisi ASI. ASI lebih manis daripada susu formula. Bayi mungkin lebih mau menerima botol atau cangkir jika rasa susunya sudah akrab bagi mereka. Jika anak berusia lebih dari 12 bulan, susu sapi dapat diberikan sebagai pengganti susu formula. Anak tidak boleh dibiarkan menggunakan botol susu atau susu formula saat tidur. Tertidur saat pemberian susu botol dapat menyebabkan pembusukan gigi akibat botol bayi. 

Saat menyusui sebagian, cobalah menawarkan payudara sebelum bayi lapar dan tidak sabar. Setelah pemberian susu botol dimulai, beberapa bayi merasa frustrasi karena merasa aliran ASI menggunakan botol terlalu deras dibanding saat menyusu ibu. Botol susu dengan aliran lambat bisa dijadikan pilihan. Anjuran lain adalah mengatur kecepatan minum ASI dengan botol setidaknya 10 hingga 15 menit, mirip dengan sesi menyusui.

Ketika proses penyapihan, payudara mungkin mulai terasa kurang kencang dan mengecil, sedangkan sebagian besar payudara wanita akan tetap sedikit lebih besar seperti sebelum menyusui. Beberapa wanita akan memiliki tanda peregangan mirip dengan yang ada di perut mereka sejak kehamilan. Tanda ini akan memudar menjadi area pucat berwarna perak dari waktu ke waktu.  

Setelah proses menyusui berhenti total, payudara berhenti memproduksi susu. Bahkan mungkin ada ASI di payudara selama beberapa bulan hingga bertahun-tahun. Terkadang, Anda akan menemukan tetesan susu. Jika payudara terasa sakit, keras, atau memerah setelah disapih, Anda mungkin mengalami saluran tersumbat atau infeksi payudara. Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan untuk memastikan apakah perlu dilakukan perawatan.

Saat menghasilkan lebih sedikit ASI, perlu mengonsumsi lebih sedikit kalori untuk menjaga berat badan. Misalnya, mengurangi camilan serta porsi makan.

Menyapih 

Apa permasalahan payudara yang sering terjadi saat menyapih?

Beragam masalah payudara bisa terjadi dalam proses menyapih, seperti :

  • Ketika payudara terlalu dipenuhi susu, payudara menjadi bengkak, keras, hangat, dan nyeri.
  • Saluran susu tersumbat. Kondisi ini dapat menyebabkan benjolan payudara merah dan nyeri.
  • Infeksi payudara. Ibu menjadi demam, area payudara menjadi keras, merah, dan bengkak.

Masalah-masalah ini bisa terjadi ketika berhenti menyusui sekaligus. Jika perlu menyapih sekaligus, ada beberapa hal perlu diperhatikan seperti mengeluarkan ASI menggunakan pompa payudara atau tangan selama beberapa kali sehari sampai sakit di payudara berhenti. Ada beragam cara penanganan masalah payudara akibat menyapih. Hubungilah dokter atau perawat apabila  mengalami gejala-gejala seperti diatas tadi.

Bagaimana perubahan payudara setelah menyapih?

Banyak wanita merasakan payudara menjadi lebih empuk dan mengecil setelah penyapihan. Beberapa wanita memiliki stretch mark di payudaranya yang biasanya memudar seiring waktu. Produksi susu berhenti ketika tidak menyusui lagi. Tetap wajar apabila masih ditemukan air susu di payudara meskipun proses menyapih sudah berjalan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Disunting oleh: dr. Santoso, Sp.OG

RSIA Lombok Dua Dua dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap COVID-19, memberlakukan beberapa hal penting, demi kenyamanan para pasien dan keluarga yang melahirkan di serta karyawan RSIA Lombok Dua Dua.

Kami sangat menghargai privasi Bunda, apabila bunda ingin bertanya secara pribadi kepada kami, silahkan menghubungi kami via WA di +62 813 3175 7122 atau dengan menekan tombol ini.

Ingin mendapatkan update harian dari kami? Bunda bisa follow Instagram kami di @lombokduadua, atau dengan menekan tombol ini.